Friday, January 30, 2009
Jika pernah lihat video ini maka kalian akan tahu betapa air mata itu adalah luapan emosi dari sebuah hubungan anak manusia. Ya! Untungnya yang di video ini adalah seorang perempuan yang selalu berkonotasi atau bisa diberikan toleransi jika berlinang airmata.

Bagaimana dengan lelaki?

Fc*k dengan peribahasa lama boys don't cry. Gue rasa cowo bebas saja meluapkan emosinya dengan menangis, dan dengan menangis katanya akan lebih baik ketimbang melampiaskan emosi ke media atau lcara ain yang lebih destruktif. Contohnya menceburkan diri ke Got, bakar rumah, dll.

Tulisan ini bukan excuse yang pernah nangis sampai nafas habis dan capek laksana habis marathon sejauh 20KM, tapi memang benar adanya!

Tapi kapan ya gue terakhir menangis? Sudah lama dan lupa, gue gak tahu kalo mata gue masih memproduksi airmata lha wong di saku luar backpack notebook gue selalu tersedia Rohto (Airmata Buatan)


dj, menangislah di dadaku cinta....

lotta loves from,
Jika pernah lihat video ini maka kalian akan tahu betapa air mata itu a



lotta loves from,

Kaget gue baca artikel kalo Baznas (Rumah Zakat) telah mengumpulkan lebih dari Rp. 1.000.000.000.000 (satu trilyun) rupiah di awal tahun 2009 ini. Salut, angkat topi tinggi-tinggi dan angkat 4 jempol deh, ngangkang2 deh gue... hahahaha demi apresiasi gue kepada Baznas. Padahal gue belom pernah tuh berurusan dengan Baznas, paling banter setahun sekali secara official zakat fitrah terakhir di 2008 kalo ga salah bayar Rp. 15.000,-

Sedang angka kemiskinan di akhir tahun 2008 adalah 15.4% dibanding tahun sebelumnya 17,7% begitu berita yang dikutip dari pemberitaan di sebuah koran nasional ternama.

Ah, sejenak aku merasa optimis, masih ada harapan di negri ini. Ternyata masih ada manusia yang mau berderma atas nama agama, andai badan zakat itu bersifat umum pasti sudah 10 trilyun yang rekumpul kurasa. Cuma mau diapakan uang sebanyak itu ya? Kalo dibagikan ke yang 15.4% itu apa jadinya?

Mungkin kemiskinan bisa dicegah? Sesaat?

Lha kalo pemiskinan gimana? Alias proses yang dilakukan untuk menciptakan kemiskinan.

Sontoloyo! Itu yang semestinya dibabat duluan.



lotta loves from,
Thursday, January 29, 2009
Setelah MUI mengeluarkan fatwa haram:
1. Merokok
2. Yoga
3. Golput

Entah nanti apalagi ya? Yang pasti fatwa MUI itu kan buat orang islam saja ya? Kalo non-islam kan ga ngaruh kan?

Apalagi tadi malam di TV One ditanyangkan debat perihal fatwa ini terutama tentang golput ini, dan gue rasa kalo Islam sudah sangat terpecah belah didalamnya, menjadi sebuah agama yang sangat rapuh dan tidak solid, gampang dipengaruhi dan dipancing keributan.

Oh.... gue cuma pengan hidup saling berdampingan dalam cinta dan kedamaian.

dj, cinta semua

lotta loves from,
Saturday, January 17, 2009
Hidup atau mati?

Itu bukan pilihan saat kepergok musuh waktu berperang tapi kondisi blog gue saat ini diantara pilihan itu.

Banyak banget buah pikiran yang pengen dituangkan kesini dari perihal ranjang sampe ke rantang dan bantang... but becoz it too much... then my fingers type nothing but big NULL


lotta loves from,
Thursday, November 06, 2008
Masih sekuel cerita si "Kenthunk" gue namai dia seperti itu. Tadi malam pas gue pulang kerumah sekitar jam 8 malam, gue lihat di rak dapur sudah ada beberapa bungkus mie instnt dan susu di kulkas dan juga roti tawar. Mungkin itu yang dia ingat yang dia pikir kenapa gue begitu sensi terhadapnya kemarin malam?

Ah, kalau mau didaftar ya jelas lah butir-butir RUU Pornography akan terlihat sangat pendek ketimbang list yang gue punya. But It's okay.... at least ada kompensasi apa yang menjadi pasal kemarahan gue. Puaskah gue? Ya nggak lah.... bukan tindakan dia yang membeli kesemua apa yang dia "curi" selama ini tapi permintaan maaf dan tindakan yang tidak diulang yang akan membuat negatif kredit dia menjadi "0" lagi. s

Tapi mau gimana lha wong:
Tadi malam aja gue mau bikin cereal drink cokelat kesukaan untuk supply P3K (Persediaan Pertama Pada saat Kelaparan) dia embat di depan mata gue saat gue masukin motor ke garasi yang kebetulan konekting dengan dapur. Lucunya pas gue masukin motor dia cepet-cepet ke kamar mandi dan tidak keluar-keluar sampe gue masuk ke kamar, tapi gue sempet liat segelas cereal drink panas diatas meja yang masih mengepul.....ooh gue cuma mengurut dada (Ngebathin)

And you know what?
Mie instant yang dia beli untuk pengganti bukan Sarimi Soto Koyo, bukan Indomie Mie Goreng Super Pedas, bukan pula Kare Sapi yang Warna Merah.
Roti Tawar yang dia beli bukan produk Sari Roti yang terbuat dari gandum kasar yang pinggiranya masih utuh.
Bukan pula Susu Full Cream Ultra Jaya karena rasanya akan berubah kalo gue minum dicampur 2 butir es batu + Madu.

Believe me....those are bunch of Waste....

So, pada akhirnya fullfill materi bukan jawaban akhir. Toh gue juga bisa beli sendiri, tapi "sepotong permintaan MAAF yang tulus" adalah sebuah penawar racun yang ampuh.


lotta loves from,
Wednesday, November 05, 2008

Sebenarnya gue ga pelit! Seberapa duit sih samphoo sama makanan harian yang gue beli trus dimakan orang tanpa ba-bi-bu (dasar emang BABI lo). Tapi ya ini masalah attitude dan kebiasaan yang tidak baik apalagi gue bukan sodaranya atau papa asuhnya, gue ini ya sama-sama cari sesuap berlian!

Ah eniwei... kadang konflik itu penting dalam perkawanan. Let's create conflict to make the friendship more stronger! I prefer to take a winding road rather than taking a toll way@ Gak ada seninya gitu. Dan pagi ini perasaan gue soooooooooooo release setelah kemarahan tadi malam, gue gak perduli kalo omongan gue setajam bilah belati “anita sarawak” atau setajam siletnya “fenny rose” tap meluapkan kekesalah adalah SEHAT.

Sesehat pagi ini, fikiran dan perasaan gue so bright and light. Dan gue hari ini merasa bersyukur kalo gue hidup dijaman ini meski RUU Pornography telah menyempitkan ruang gerak gue dan kawan-kawan, meski ekonomi dunia sedang mengalami sebuah kematian suri. But who cares! Paling tidak gue masih bisa:


  1. Beli gas diwarung sebelah gak susah kalo mau masak gak harus gesek2 batu buat nyalain api

  2. Kemana2 gampang pake motor, mobil, kereta, gaklayak dulu harus rela jalan ratusan kilometer.

  3. Dulu ga ada hiburan, paling cuma kimpoi doang, now hiburan ada tivi, internet 24jam.

  4. Dulu gak ada musik, bayangkan jika hidup gak ada musik, sekarang musik2 bertebaran.

  5. Dulu gak ada listrik bayangin kalo hidup gak ada listrik, semua serba gelap dan manual

  6. Dulu makanan terbatas paling cuma makan hewan2 buruan dan dibakar pake garam sekarang lidah kita udh dimanjain dgn beberapa rasa makanan kaya pecel,gado2 hingga pizza.

  7. Dulu gak bisa menjelajah ke mana mana paling cuma hidup nomaden dari goa ke goa sekarang udh pesawat yg bisa nganter kita keliling dunia.

  8. Dulu nyari barang2 keperluan serba susah sekarang tinngal ke mall ato order ebay.com besoknya barang nyampe di depan rumah.

  9. Dulu gak ada baju bayangin aja baju kita ga ganti2 sampe bau skrg tinggal pilih baju tiap hari.

  10. Dulu gak ada sabun, shampoo, odol. Bayangin sendiri baunya mulutmu.

Asal jangan dipake ama orang lain sajalah...........


lotta loves from,

Akhirnya kemarahan gue tadi malam memuncak@! Bagaimana tidak, housemate gue lama-lama koq kurang ajar, dan yang pasti kalo sebelumnya belum pernah belajar lalu gue ajar-in tapi dia tetep kurang ajar yang akhirnya dia mesti dihajar!

Tinggal bareng dengan orang lain adalah suatu kepercayaan pribadi. Semuanya sekarang menjadi issue bersama dari mulai kebiasaan jorok yang harus dibuang, sharing keperluan dapur maupun yang lainnya yang masih bersifat keperluan bersama. TAPI tidak sesuatu yang bersifat pribadi, Sabun, Shampoo, atau makakan yang gue beli itu kan untuk memuaskan hasrat pribadi dari mulai merek, jenis, maupun darimana gue beli semua itu karena semua berdasar pada kepentingan pribadi.

Tadinya gue diemin, malah samphoo dan sabun cair sempet gue bawa kedalam kamar dan hanya gue bawa keluar saat mau mandi saja. Tapi apa yang terjadi selama 2 minggu gue bawa toiletries itu kekamar gue tidak ada sabun yang dia beli untuk dia mandi, jadi selama hampir 2 minggu ini dia mandi gak pake sabun?


Some people have NO ASS!




lotta loves from,
Tuesday, November 04, 2008


Dalam kesempatan berkunjung ke Expo Computer Minggu 2/11/08 saya baru percaya akan global campagne para vendor kelas dunia yang berlomba mencerdaskan dunia lewat "one-computer-for-one-child". Display diatas adalah

Lutuna....

Note: kalau display diatas tidak bisa dibuka di MP silakan berkunjung click disini
contoh nyata dari vendor buatan anak pertiwi yang sepertinya pernah ngintip saya jika saya membuat sarapan pagi sebelum berangkat kerja.

lotta loves from,
Kampanye dunia 1 compute for 1 children kelihatannya sudah mulai bergerak kearah nyata. Terbukti dengan adanya sebuah netbook keluaran tangan putra Indonesia Zyrex yang mengusung satu varian baru yang saya jumpai di pameran komputer terbesar di tahun 2008 yang berlangsung dari tanggal 1-5 November 2008.



lotta loves from,

join me on