Saturday, November 21, 2009

Hari ini saya sedih, membaca carut marut meja hijau di Indonesia. Saya jadi takut kalau mau menulis blog nanti jadi korban seperti ibu prita yang akhirnya dihukum enam bulan penjara karena menulis email yang katanya tidak bisa dihapus karena di dunia maya, ini yang memberatkan dia dan dituduh mencemarkan nama baik. Selengkapnya baca disini.


Lalu ada juga berita
Abdullah Puteh yang dibebaskan bersyarat yang seharusnya dibebaskan 22 maret 2013, alias dapat 22 bulan 95 hari, padahal apa yang telah dia lakukan sangat merugikan negara.

Kemudian ada seorang ibu tua yang mencuri 3 biji buah coklat yang dihukum lima bulan di Kompas, saya tidak baca detailnya karena keburu saya merasa sesak dada kalau harus baca detailnya. Andai kejadian ini menimpa kepada ibu saya yang pada saat mencuri buah cocoa itu mungkin lagi kepengen atau bahkan malah untuk dikasih sama cucunya, bukan untuk dia.

Sementara, benang kusut Kepolisian - KPK - Kejaksaan semakin hari semakin molor tak tahu mau dibawa kemana, bahkan dua media besar yang memuat percakapan telepon itu juga dipanggil ke kepolisian guna dijadikan sebagai saksi?

Saya yang buta hukum makin buta akan sistim hukum di negeri dimana saya dilahirkan dan mungkin saya mati disini. Betapa semuanya serba kelabu dan pelan-pelan gelap. Akankah "habis gelap terbitlah terang", seperti harapan saya esok hari?

Semoga...

lotta loves from,

0 komentar:

Post a Comment

hey...thanks for your post, i really appreciate it.

join me on

translate this page

Blog Archive

Subscribe to Feed


who viewed me

visit Jogja

Visit Yogyakarta / Jogja