Wednesday, October 03, 2007
LO-PHANG

Sebenarnya pengen sharing info ini udah dari bulan lalu tapi gue sendiri masih cari sana sini perihal buah aneh yang baru gue liat di Jogja ini. Tanya sana sini terutama tetangga rumah gak ada yang tahu, tapi setelah gue MMS ke beberapa temen di beberapa kota hanya yang dari Sukabumi bilang "sigana mah lopang eta teh, biasana mah hirupna di leuweung anu taneuhna loba batu" English "It seemed to be Lopang, normally it grows in jungle in a soil that textured sand and stone" Bahasa: "Kayaknya sih Lopang, biasanya numbuh di hutan dengan tektur tanah berpasir dab berkerikil".

Tanpa sengaja sepulang dari rumah tetangga yang hajatan, gue lewat tanah kosong yng di tumbuhi semak belukar samping rumah yang gue tinggalin sekarang dan anehnya bergelantungan buah-buah berwarna merah diatas pohon petai cina dan ternyata banyak sekali yang dihasilkan oleh tanaman merambat.

Ciri-ciri Fisik:
  1. Kayaknya masih 1 keluarga dengan timun, atu melon.
  2. Merambat dengan daun maximal lebar 10 cm, dengan sisi daun membentuk shape hexagonal seperti daun labu siam, dengan daun tidak berbulu tapi warha hijau keputihan.
  3. Seperti terlihat dalam gambar buahnya maximal hanya seukuran korek gas.
  4. Nampak hijau saat muda dan memerah laksana saga pasa saat matang, dengan texture yang lembut serta beraroma wangi seperti sejenis wangi manis markisa cuma lebih soft tanpa wangi asem.
  5. Juicy tapi tidak watery, sedikit lengket tapi tidak membekas di tangan.
  6. Rasa manis sedang dan dingin seperti timun suri.
Ciri lain:
  1. Tidak ada hewan yang memakannya, ini sempet bikin gue "ngeper" takut beracun tapi setelah gue makan 1 gue masih hidup tuh. Mungkin karena di sekitar tempat tinggal gue gak ada binatang liar, tapi nampak sisa2 binatang malam yg makan buah itu berserakan di tanah.
  2. Tidak ada orang (tetangga) yang tahu buah itu apalagi mengkonsumsinya.
  3. Tidak ada orang lain di region lain yg mungkin pernah liat buah itu dan komentar banyak. Nihil... cuma yang dari sukabumi asal asalan siah maneh!
So. untungnya masih di compund tanah kosong sebelah gue juga da pohon pepaya yang buahnya bisa dijangkau tangan orang dewasa tidak menarik perhatian tetangga untuk mengambilnya dengan alasan dagingnya "benyek" alias lembek dan kurang enak dikonsumsi.

So. gue remas-remas 2 buah Lo Pang sampai hancur dicampur dengan buah pepaya yang matang tadi kira-kira 2oo gram dicampur dengan Ice-cube dari kulkas and I start spreading out on my body from toe to head... including face

So. Hasilnya jangan ditanya!
  1. Tunggu 15 menit kemudian muka dan badan gue mulai mengeras karena lumuran lulur buah tadi mengering di kulit, tidak ada gatal yang mengganggu persis seperti gue dipake-in Masker-Biotherm di salon tempat gue dulu suka facial (not anymore).
  2. Siram seluruh badan dengan air biasa sampai semua lulur hilang dari kulit.
  3. Kemudian gosok kembali badan /kulit dengan memakai batu pipih untuk membantu kotoran daki keluar dari pori pori. Kalo berat badan lo 50 kilo seetelah keluar kamar mandi mungkin berat badanmu jadi 48Kg
This is not a joke. And now I share the tips with my housemate, and we enjoy the effort to make use of tropical fruit for our tropical exotic body.

Yang pasti:
1. Exotic Banget.
2. Natural
3. Detoxifikasi
4. Anti Aging coz mengandung anti oxidan.



dj, who-said-beauty-is-expensive

0 komentar:

Post a Comment

hey...thanks for your post, i really appreciate it.

join me on

translate this page

Blog Archive

Subscribe to Feed


who viewed me

visit Jogja

Visit Yogyakarta / Jogja